Tak Terima Ditegur Petugas, Oknum Brimob Berpakaian Preman Ngamuk Di Pelabuhan

banner 120x600

Terkait adanya insiden gesekan dilapangan antara oknum anggota Brimob dengan anggota TNI AL, saat itu juga langsung dilakukan pendalaman terhadap saksi a.n. Sdr. Asoka Sentuf (petugas terminal Pelabuhan penumpang PT Pelindo IV Sorong)

Hal itu dilakukan agar aksi saling pukul antara oknum anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Barat Daya dengan oknum Anggota Pomal Lantamal IV/ Sorong, tidak sampai meluas

Seperti diketahui bahwa Pada 14 April 2024 pukul 12.23 WIT sempat terjadi keributan di ruang tunggu pelabuhan penumpang PT Pelindo IV Sorong, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Kampung Baru Distrik Sorong Kota Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya.

Kejadian berawal sekitar pukul 09.30 WIT saat kapal KM Sinabung dari Pelabuhan Makassar tujuan Manokwari sedang sandar di Pelabuhan Sorong. Saat itu kurang lebih 2 (dua) orang anggota Brimob berpakaian preman masuk ke dalam ruang tunggu menggunakan helm dan tidak memiliki tiket dan membawa orang sehingga ditegur oleh anggota Pomal yang sedang melaksanakan Pam.

Hal tersebut dilakukan berulang kali oleh anggota Brimob, sehingga pada terakhir kali ditegur oleh anggota Pomal oknum anggota Brimob tidak terima sehingga anggota Brimob tersebut melakukan pemukulan terhadap anggota Marinir.

Usai terjadi insiden pemukulan tersebut, anggota Pomal mengamankan anggota Brimob yang memukul anggota Marinir ke dalam ruang tunggu, namun rupanya pada saat mengamankan anggota Brimob sempat terjadi saling tarik yang mengakibatkan baju preman anggota Brimob robek.

“Melihat kejadian tersebut saya berupaya mengamankan anggota Brimob ke dalam dermaga karena kebetulan saya mengenal anggota Brimob tersebut, namun pada saat amankan yang bersangkutan, saya nyaris dipukul oleh anggota Brimob teman pelaku pemukulan anggota Marinir, namun amarah kedua anggota Brimob dapat diredam setelah saya berusaha jelaskan” ungkap Asoka, saksi dilokasi kejadian yang merupakan petugas pelabuhan

Masih menurut saksi saat dirinya dan anggota Brimob sampai di Dermaga, “salah satu dari anggota Brimob tersebut menelpon teman-temannya dengan kalimat semua yang berada di barak segera ke Pelabuhan kita bungkus pelabuhan dengan anggota Pomal” kata Asoka menirukan kalimat salah satu anggota Brimob waktu kejadian.

Tak berselang lama rupanya setelah menerima telp tadi puluhan anggota Brimob sudah ada di area sekitar pelabuhan, semua anggota Brimob tersebut ke ruang tunggu pelabuhan dan memaksa anggota Pomal keluar untuk berkelahi, namun pintu ruang tunggu ditutup oleh anggota Pomal sehingga anggota Brimob mendobrak pintu ruang tunggu, setelah pintu terbuka terjadilah adu fisik dan dapat dilerai oleh masyarakat, anggota Brimob dikawal ke luar ruang tunggu sedangkan anggota Pomal di dalam ruang tunggu.

Usai terjadinya insiden tersebut anggota Pomal yang mengalami luka-luka langsung dibawa menuju ke RSAL dr. Oetojo.

 

Dugaan sementara kejadian tersebut berawal dari adanya oknum anggota Brimob Polda Papua Barat Daya yang tidak terima ditegur oleh anggota Lantamal XIV/Sorong yang sedang melaksanakan Pam di Terminal Pelabuhan Sorong dikarenakan keluar masuk ruang tunggu pelabuhan masih dengan menggunakan helm dan telah beberapa kali keluar masuk membawa penumpang dan barang tanpa tiket.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *