MENGEJUTKAN ! Begini Jawaban Oknum diduga Kadis Pendidikan Kab Sumba Barat, Saat dikonfirmasi Wartawan

banner 120x600

 

Tercatat ada 196 Paud/ TK, yang tersebar diwilayah Kabupaten Sumba Barat, yang ada di 6 Kecamatan, informasi menurut narasumber salah satu tenaga honor guru paud diluar tenaga kontrak daerah, di Kabupaten Sumba barat, terhitung dari bulan Januari hingga detik ini belum menerima honor, sementara mereka tetap bekerja seperti biasa namun perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, melalui Dinas Pendidikan sampai hari ini belum ada kejelasan(8/5/2023)

Seperti keluhan yang disampaikan oleh salah satu guru Paud, yang mengubungi tim media melalui sambungan WhatsApp.

” Iya pak kami merasa bahwa selama ini kami telah menjalankan kewajiban kami seperti biasa, namun apa yang menjadi hak kami hingga saat ini belum kami terima, nah kami ini kan untuk bisa sampai ke sekolah, butuh transportasi, lalu juga untuk penuhi kebutuhan lainnya, jujur kami sampai berhutang kesana kemari, belum lagi kami yang ada tanggungan angsuran dll ” tegas seorang guru Paud Honor kepada tim media

Berbekal dari informasi tersebut, tim media langsung melakukan konfirmasi kepada pihak dinas pendidikan kabupaten Sumba Barat, melalui nomor yang diberikan oleh narsum, yang memastikan bahwa itu adalah nomor sang Kadis Pendidikan Kabupaten Sumba Barat, saat dikonfirmasi terkait hal ini, melalui sambungan telepon WhatsApp, yaitu apakah benar bahwa para guru Paud Honor, sampai bulan Mei ini sudah lima bulan belum menerima hak honor mereka ? Oknum diduga Kadis Pendidikan, Kabupaten Sumba Barat, Lobu Ori, S.Pd, M.Si, bukannya memberikan jawaban, malah membalas wa dari wartawan dengan kata,

” Lamar saja jadi kadis, ketemu saya dulu jangan via wa, tulis saja kalau saya bilang begitu, tulis saja semua yang tidak baik menurut pak mungkin (maksudnya wartawan) kami siap perbaiki “, lalu sang kadis juga menyatakan “No Komen” saat tim media menjelaskan tentang maksud konfirmasi adalah untuk jalankan etika jurnalistik dan menghasilkan tulisan yang berimbang, bukan sekedar opini.

Tim media sudah mencoba menjelaskan bahwa, posisi ada di Kota Kupang yang secara jarak tentunya sangat jauh dengan Kabupaten Sumba Barat, makanya konfirmasi via WhatsApp, namun Jawaban dari Oknum diduga Kadis Pendidikan Kabupaten Sumba Barat malah No Komen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *