Jalan Tonggong Londok Desa Cibening Setu Rusak Parah, Warga Lelah Mengadu Ke Siapa Lagi?

Rallmedia

Keterangan Foto : Kondisi Jalan Tonggong Londok Yang Rusak Parah
banner 120x600

Bekasi – Jalan Tonggong Londok atau Jalan Cibening Setu-Kertarahayu, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi rusak parah. Warga sekitar sudah berusaha melaporkan kepada pihak Pemdes, akan tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya.

Menurut Warga sekitar, Dion, yang juga Sekjen DPC IKAPUD Kecamatan Setu mengatakan Jalan Tonggong Londok tepatnya dari perum GBP sampai Prapatan Baso Prasmanan Desa Cibening sudah rusak parah. Apalagi jika turun hujan seperti kubangan Kerbau, jalan tidak terlihat dan membahayakan pengendara motor dan Mobil, ucapnya.

Kondisi jalan saat turun hujan di ibaratkan seperti kubangan kerbau

“Kami selaku Warga cukup prihatin dengan alat transportasi yang ada di Wilayah Kecamatan Setu khususnya Desa Cibening. Kami berharap kepada Pemdes, Pihak Kecamatan dan Pemda Kabupaten Bekasi merealisasikan keinginan Masyarakat agar Jalan di Tonggong Londok dibenahi,” ujar Sekjen DPC IKAPUD di lokasi Jalan yang rusak. Jum’at (28/6/2024).

Hal senada diungkapkan salah satu pengendara yang melintasi Jalan Tonggong Londok, Aden, mengatakan cukup miris melihat kondisi jalan yang sudah rusak parah tidak ada perhatian dari pihak pemerintah, padahal menurut kami akses jalan ini sangat vital untuk transportasi masyarakat.

“Saya merasa miris dan tidak habis pikir karena Kabupaten Bekasi adalah Wilayah Industri dan penyumbang terbesar PAD di Jawa Barat, kok masih ada jalan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua BPD Desa Cibening, Anton Suryana S.Kom, menegaskan Terkait dengan Jalan Tonggong Londok memang sudah sangat penting untuk disegerakan diperbaiki.

“karena Jalan tersebut akses penting yang menghubungkan Desa Cibening, Kerta Rahayu, Ciledug dan Desa yang ada di kecamatan Setu. Kami Berharap Pemda Kabupaten Bekasi segera merealisasikan pengecoran Jalan Tonggong Londok, karena ini jelas keinginan Masyarakat,” tegas Anton Suryana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *