Terkait Tutupnya Layanan Kesehatan Di Puskesmas Oebobo, Sokan Teibang Angkat Bicara

Rallmedia

Keterangan Foto : Sokan Teibang, (Koordinator Presidium Korps Alumni HMI) KAHMI Kota Kupang
banner 120x600

Banyak warga masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Oebobo yang hendak berobat, saat mendatangi Puskesmas Oebobo merasa kecewa, mereka mendapati bahwa hari ini Selasa 14 Mei 2024 Puskesmas Oebobo menutup pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Hal tersebut tercantum dalam pengumuman resmi Nomor: B-42/PUSK.OBB.400.14.4.3/V/2024 Pelayanan Tutup, yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Kepala Puskesmas Oebobo, dr. Maria Kurniawati Mari, yang oleh pihak Puskesmas ditempelkan dipagar.

Menanggapi hal tersebut, Sokan Teibang, (Koordinator Presidium Korps Alumni HMI) KAHMI Kota Kupang kepada media menyatakan menyesalkan adanya tindakan dari pihak Puskesmas Oebobo yang dinilainya sebagai tindakan yang keliru.

“Bagi saya pelayanan terhadap kesehatan masyarakat ini sangat penting dan tidak ada pembenaran atas dasar apapun sampai pihak Puskesmas tutup pelayanan, ini adalah pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan nyawa manusia, orang sakit ini kan tidak direncanakan lalu penanganan termasuk pengobatannya kan tidak bisa ditunda, saya sangat menyesalkan adanya kejadian ini, kalau alasan pergi ikut upacara kedinasan pemakaman salah satu nakesnya yang meninggal kan bisa kirim delegasi beberapa orang saja, tidak perlu harus pergi semuanya dan menutup pelayanan terhadap masyarakat” tegas Sokan.

Puskesmas Oebobo

Dirinya juga menambahkan agar melalui kejadian ini, Kepala Puskesmas Oebobo yang dianggap sebagai pimpinan dan punya kewenangan serta tanggung jawab penuh terkait pelayanan di Puskesmas Oebobo, harus mendapatkan teguran bahkan sangsi.

“Saya berharap agar Kepala Dinas Kesehatan bahkan Penjabat Walikota Kupang, bisa mempertimbangkan untuk memberikan sangsi tegas kepada Kepala Puskesmas Oebobo, hal ini penting untuk mengembalikan tingkat kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di Kota Kupang, sebagai pembelajaran bagi Puskesmas lain agar kedepan tidak ada lagi kebijakan ngawur yang mengorbankan kepentingan masyarakat” tambah Sokan

Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Kupang atas kejadian ini, pihaknya mengaku telah melaporkan hal tersebut kepada pimpinan dan akan diambil tindakan.

“Mohon maaf terhadap pelayanan Puskesmas Oebobo yang tutup karena mengikuti upacara kedinasan pemakaman petugas yang meninggal, akan menjadi perhatian dan catatan dinas untuk Puskesmas Oebobo, atas kejadian ini kami sekali lagi mohon maaf” tulis Kadis Kesehatan.

“Saya sudah laporkan dan akan diambil tindakan, terimakasih atas kontrolnya terhadap pelayanan kami” pungkas orang nomor satu Dinkes Kota Kupang ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *